SMAN SUMPIUH JUARA UMUM JAMBORE TEATER PELAJAR KAB. BANYUMAS TAHUN 2016

Luar biasa.  Teater Atmas SMA Negeri Sumpiuh meraih juara umum dalam acara Jambore Teater Pelajar tahun 2016 se-Kabupaten Banyumas. Acara tersebut diselenggarakan oleh Komunitas Teater Banyumas. Pelaksanaannya dipusatkan di SMA Negeri 1 Purwokerto pada tanggal 10 s.d 11 Desember 2016. Tujuan diadakannya acara tsb adalah untuk menghidupkan kembali teater di kalangan pelajar SMA/SMK/MA Banyumas dengan mempromosikan bahasa dan budaya lokal Banyumas.

Jambore Teater yang akan menjadi kegiatan tahunan ini, diikuti oleh 17 komunitas teater pelajar SMA/SMK/MA se-Banyumas. SMA Negeri Sumpiuh mengirimkan satu tim dari komunitas teater Atmas SMA Negeri Sumpiuh yang beranggotakan Friska Okti, Inas N, Devi Rahmawati, Arie Rhama, Wanda Dewi, Venti Nur R, Tristan N, Fadhila N, Retno Asih, Rizky Bella, Defita J.A., Zahrotunnisa, Milla Anjani R, Lidya Rizki S., Tri Nur O., Kanza Dinar H., Elis P., Erika WU., Dwi Suryatiningtyas, Ari ‘Asifudin, Novita F, Syita Oktaviani Z, Lintang Maylina R, Haidar Al Faruq, dan Hidiatun Sofiah di bawah bimbingan bu Isti Sulistiyaningsih, S.Pd. dan bu Dhaifina Fitri Hajidah, S.Pd., dengan membawakan lakon drama “Misteri Tompel 100 Hari” karya Edelweis Puspita Alumni SMA Negeri Sumpiuh.

Berkat latihan yang tak kenal lelah selama kurang lebih dua bulanan, akhirnya SMA Negeri Sumpiuh berhasil membawa pulang 6 piala dan memperoleh juara umum setelah mendapatkan beberapa kejuaraan, yaitu: juara 1 penyaji terbaik, juara 1 sutradara terbaik, juara 1 penata artistik terbaik, juara 1 aktris terbaik, juara 2 aktor terbaik, dan juara harapan 1 pemeran pembantu pria terbaik. Selain itu, SMA Negeri Sumpiuh juga membawa pulang piala bergilir yang cukup bergengsi. Karena berhasil menjadi juara umum, maka tahun 2017,  SMA Negeri Sumpiuh akan menjadi tuan rumah  acara jambore teater pelajar SMA/SMK/MA Kabupaten Banyumas.

Menurut Haidar Al Faruq, jambore teater pelajar 2016 dirasa cukup berat, “Saingannya berat-berat, terutama tim dari komunitas teater SMA Negeri  5 Purwokerto. Mereka lawan yang tangguh dan kuat. Agak gerogi dan ngedrop juga sih!”

Lain lagi dengan yang diungkapkan bu Isti, “Kita pasti bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan.” Ucap bu Isti  memberi motivasi.

Ketika mendapat gelar juara umum tersebut, semua anggota komunitas teater Atmas awalnya tidak percaya, tidak ada yang menduga mereka bisa mengalahkan komunitas teater lain, terutama dari komunitas teater yang selalu mendapatkan juara umum berturut-turut.

“Rasanya seperti mimpi, tapi ini nyata! Alhamdulillah.” Ungkap bu Dhaifina terharu.